Tidak perlu
menjadi orang jenius untuk dapat berpikir jenius
Ketika pertama kali saya
membaca buku yang berjudul “berfikir ala einstein” saya mendapatkan sebuah
kutipan kalimat yang di tuliskan di situ bahwa tak perlu menjadi seorang jenius
untuk dapat berpikir jenius, dari kutipan kalimat tersebut saya merasa penasaran
atas makna atau artian dari kalimat tersebut dan saya mencoba untuk terus
membaca lanjut kedepan setelah kalimat tersebut,.
Dan inilah pengartian dan
penjelasan dari kalimat “tak perlu menjadi orang jenius untuk dapat berpikir
jenius”
Seperti
yang dapat kita simpulkan bahwa orang jenius merupakan orang yang memiliki
pemikiran mendalam,luas,dan rasional seperti plato,aristoteles, dan leonardo da
vinci . dan ternyata kita belum tau bahwa selain para jenius ternama ini masih
terdapat banyak orang jenius di kehidupan sehari-hari di sekitar kita,mereka
adalah orang yang juga berpikir jenius,memikirkan sesuatu yang belum pernah
terpikir,memikirkan sesuatu solusi yang sebelumnya juga belum pernah
terfikirkan,menciptakan sebuah definisi terhadap sesuatu yang sebelumnya tidak
terdefinisi.
Anda
pasti bertanya-tanya, yang mana mereka..? dan kenapa mereka di sebut
demikian..? sebernarnya orang tersebut tak perlu anda pertanyakan karna mereka
dekat dengan anda bahkan sangat dekat dengan anda atau bahkan terikat pada
anda,mereka ada dalam diri anda atau yang saya maksud adalah anda sendiri..?
yaaa... “anda lah mereka”.. anda dan kita pernah berpikir jenius walaupun kita
bukan merupakan seorang yang jenius,kejeniusan pemikiran ini paling sering
terjadi ketika anda sedang dalam masa balita,.. anda pernah baru mengetahui
bahwa kursi,meja,lemari,sendok,garpu,wajan,dan lampu memiliki fungsi yang
berbeda-beda akan tetapi sebelum kita mengetahui hal tersebut kita pernah bisa
mengumpulkan simbol-simbol tersebut kedalam sebuah konsep dapur, dari kejadian
ini kita telah berfikir jenius walau sesaat dalam kapasitas menghubungkan
informasi yang sebelumnya sama sekali tak tampak berkaitan... hal seperti ini
yang di sebut oleh leonardo da vinci dengan istilah “melihat kreatif”, inilah
kunci dari daya dan visi kreatifitas leonardo yang di artikan kepada “memahami
apa yang di lihat”.. beliau percaya
bahwa siapa saja yang imajinatif pasti akan dapat belajar dari apa yang di
lihat.. konsep ini juga di yakini untuk membuat kita menemukan hal-hal baru
yang sebelumnya tak terlihat..
Amanat
yang dapat di ambil yaitu percayailah bahwa tak mesti jadi seorang jenius untuk
dapat berfikir jenius dan imajinatif lah dalam melihat sesuatu ,upayakan untuk
memahami apa yang anda lihat untuk dapat meraih sesuatu yang baru yang
sebelumnya tak tergapai
Sekian
Penulis
: nazar khalik putra
No comments:
Post a Comment